Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Kota Padang melaksanakan penanaman 1.000 bibit mangrove jenis Rhizophora di Pantai Desa Teluk Buo, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Inisiatif ini bertujuan memperkuat ekosistem pesisir dan mendukung implementasi kebijakan ekonomi biru.
Penguatan Restorasi Ekosistem Pesisir
Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara, menyatakan bahwa penanaman mangrove ini merupakan wujud nyata dari upaya restorasi ekosistem pesisir. Menurutnya, mangrove tidak hanya berfungsi sebagai benteng alami pantai, tetapi juga krusial dalam menjaga keanekaragaman hayati, menyerap karbon, serta memberikan manfaat ekonomi dan ekologi bagi masyarakat pesisir.
Keterlibatan Komunitas dan Kesadaran Lingkungan
Kepala Loka Pengelolaan Kelautan (LPK) Pekanbaru, Rahmad Hidayat, menjelaskan bahwa kegiatan di Teluk Buo lebih dari sekadar penanaman. Ini juga menjadi sarana untuk membangun kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir secara berkelanjutan. Keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI AL, dunia usaha, komunitas lingkungan, kelompok sadar wisata, hingga peserta Blue Ocean Minang Run, menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam pelestarian mangrove.
Berdasarkan Peta Mangrove Nasional 2025, Rahmad menambahkan, Sumatera Barat memiliki potensi ekosistem mangrove seluas 17.164 hektare. Ekosistem ini berperan vital sebagai pelindung alami pesisir, habitat bagi beragam biota, serta penyerap dan penyimpan karbon yang esensial untuk ketahanan wilayah pesisir terhadap perubahan iklim.
Dukungan Pemerintah Kota Padang
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan optimisme terhadap dukungan KKP dalam pengembangan potensi kawasan pesisir Kota Padang. Ia meyakini bahwa dukungan tersebut akan menjadi pendorong peningkatan potensi wisata dan kesejahteraan nelayan di wilayahnya.
Bagian dari Hari Jadi Kota Padang ke-357
Penanaman mangrove ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam rangka Hari Jadi Kota Padang ke-357, yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 9 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan lainnya mencakup Waste Management Symposium di Universitas Bung Hatta dan Blue Ocean Minang Run 2026 yang diikuti oleh hampir 4.000 peserta. Partisipasi berbagai pihak dalam kegiatan ini turut memperkuat pelaksanaan Program Restorasi Ekosistem dan Konservasi KKP, yang berfokus pada pemulihan dan perlindungan ekosistem pesisir melalui aksi nyata di lapangan.
Konten artikel belum tersedia.

