PEFINDO telah menurunkan peringkat PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BOLD) menjadi idBBB dengan CreditWatch dengan Implikasi Negatif. Penurunan ini dilakukan karena tekanan likuiditas yang dihadapi perusahaan untuk memenuhi kewajiban obligasi yang akan jatuh tempo.
Penurunan Peringkat dan Implikasinya
Sebelumnya, peringkat BOLD berada di idA+ dengan prospek Negatif. Bersamaan dengan penurunan peringkat korporat, PEFINDO juga menurunkan peringkat Obligasi I, Obligasi II, dan Obligasi III BOLD yang beredar menjadi idBBB. Sementara itu, Sukuk Ijarah I perusahaan juga diturunkan peringkatnya menjadi idBBB(sy).
Faktor-faktor Penyebab Penurunan
Tindakan pemeringkatan ini mencerminkan tekanan likuiditas yang signifikan bagi BOLD dalam melunasi Obligasi III Tahun 2025 Seri A senilai Rp503,15 miliar yang akan jatuh tempo pada 20 Oktober 2026. Situasi keuangan BOLD diperparah oleh terbatasnya aktivitas bisnis pada Agustus dan September di salah satu pelanggan utamanya, yang berdampak negatif pada profil keuangan perusahaan. Saat ini, BOLD tengah berupaya melakukan berbagai aksi korporasi untuk mengatasi kewajiban finansialnya secara tepat waktu.
Peringkat korporat BOLD mencerminkan posisi bisnis yang kuat dan manajemen operasional yang moderat. Namun, peringkat tersebut terhambat oleh perlindungan arus kas dan likuiditas perusahaan yang lemah, serta eksposurnya terhadap fluktuasi harga komoditas dan risiko lingkungan.
Prospek Peringkat di Masa Depan
PEFINDO menyatakan bahwa peringkat BOLD dapat diturunkan lebih lanjut jika perusahaan gagal memenuhi kewajiban obligasi yang jatuh tempo secara tepat waktu. Sebaliknya, peringkat perusahaan dapat ditinjau kembali jika BOLD mampu menunjukkan resolusi yang berkelanjutan untuk kewajiban finansialnya dalam waktu dekat.
Profil Perusahaan
BOLD adalah kontraktor penambangan batu bara yang menyediakan layanan pemindahan lapisan penutup (overburden removal), pengambilan batu bara (coal getting), dan pengangkutan batu bara (coal hauling). Selain itu, perusahaan juga merupakan pemilik tambang antrasit dengan kualitas sangat tinggi. Saat ini, BOLD beroperasi di beberapa lokasi penambangan di Indonesia dan Australia, serta memiliki tambang antrasit di Amerika Serikat. Per 30 Juni 2026, kepemilikan saham perusahaan terdiri dari PT BUMA Internasional Group Tbk (99,99%) dan Ronald Sutardja (0,01%).
Konten artikel belum tersedia.

